Rabu, 24 Oktober 2018

RAPAT PERSIAPAN PEMBAHASAN DRAF RPHJP UNIT XVII MUARA MAHAT




Bangkinang, 24 Oktober 2018. Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Suligi Batu Gajah mengadakan rapat  persiapan pembahasan draf Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) Unit  XVII Muara Mahat, di Aula Gaharu KPH Suligi Batu Gajah.

Rapat kali ini membahas beberapa draf RPHJP Unit XVII Muara Mahat yang akan diusulkan tim RPHJP KPH Suligi Batu Gajah pada rapat pembahasan RPHJP di Kota Pekanbaru besok (Kamis,red), bersama pihak terkait lainnya yang turut ikut mendukung penyusunan  RPHJP.

"Untuk menghadiri rapat itu, kita  harus mempelajari draf RPHJP dan draf kegiatan prioritas kita. Ini merupakan salah satu strategi  untuk menyusun langkah kita dalam mengelola potensi-potensi kawasan yang kita miliki," Ujar Alwamen, S.Hut, M.Si,  Kepala KPH Suligi Batu Gajah saat sambutannya dalam acara tersebut.

Dirinya mengingatkan, RPHJP ini merupakan pedoman dalam melaksakan kegiatan KPH untuk 10 tahun kedepan. Bagi tim penyusun agar membuat RPHJP sebaik mungkin agar visi misi KPH bisa tercapai yaitu KPH mandiri masyarakat sejahtera, dan hutan lestari.

Rapat ini juga dihadiri oleh Kepala Seksi Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Amperizal, SP, Kepala Seksi Perlindungan, KSDAE dan Pemberdayaan Masyarakat Farma Yuniandra, S.Hut, M.Si,  dan ASN, serta Bakti Rimbawan.


Rapat ini juga memaparkan beberapa kegiatan strategi dalam draf, pada tahun pertamanya difokuskan pada identivikasi dan inventarisasi potensi kawasan KPH Suligi Batu Gajah. Rapat juga membahas susunan draf agar sinkronisasi dengan potensi kawasan, salah satunya pengembangan Objek Wisata Ulu Kasok.

Jumat, 20 Juli 2018

MANTAP DUA DESA DI WILAYAH KPH SULIGI BATU GAJAH TELAH MEMBENTUK MPA

Kuok, 20 Juli 2018. Belum sampai 1 tahun beroperasi, namun ada dua desa yang termasuk dalam kawasan KPH Suligi Batu Gajah telah memiliki Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berada di Desa Rantau Merangin Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. MPA di Desa Rantau Merangin ini di bentuk oleh Manggala Agni.

Selain di Desa Rantau Merangin ada juga di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) juga memiliki MPA yang tergabung dalam Satuan Masyarakat Karlahut. MPA pada Kabupaten Rokan Hulu ini  tepatnya berada di Desa Kabun Kecamatan Kabun,  yang dibentuk oleh oleh Desa dan Kecamatan.

Dari sisi lain Kecamatan Kabun juga  merupakan daerah yang rawan konflik dan sengketa lahan, dan dari pantauan tim identifikasi KPH Suligi Batu Gajah beberapa waktu yang lalu, kawasan hutan di daerah ini juga beralih fungsi menjadi perkebunan karet dan perkebunan sawit yang merupakan salah satu penyebab terjadinya konflik dan sengketa lahan. 

Kamis, 19 Juli 2018

TIM IDENTIFIKASI POTENSI KAWASAN KPH SULIGI BATU GAJAH TEMUKAN AIR TERJUN DAN GOA


Kabun 19 Juli 2018, Tim identifikasi potensi kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Suligi Batu Gajah melakukan identifikasi dg potensi kawasan, dan dari hasil identifikasi dijumpai air terjun dan goa yang masing-masing terletak di Desa Aliantan dan Desa Kabun yang berada pada unit XV Suligi termasuk dalam wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

Akses menuju air terjun cukup bagus dengan jarak tempuh dari kantor Kepala Desa Aliantan berkisar 26 km dan bisa ditempuh menggunakan roda 4. Namun pada 8 km akhir menuju air terjun, kondisi jalan hanya bisa dilewati oleh mobil jenis-jenis tertentu saja.

Air terjun yang berada di Desa Aliantan juga merupakan salah satu sumber air bersih PT. Padasa Enam Utama yang berbatasan lansung dengan wilayah KPH Suligi Batu Gajah, Unit XV Suligi.

Selain air terjun dan goa, salah satu destinasi wisata Unit XV Suligi ini yaitu Suligi Hill yang biasa juga disebut dengan negeri di atas awan. Tim identifikasi yang beranggotakan 9 orang ini tidak berhenti disitu saja, sesuai dengan Surat Perintah Tugas (SPT) dari Kepala KPH Suligi Batu Gajah.Perjalanan dilanjutkan ke Desa Silam Kecamatan Kuok dan  mengidentifikasi satu objek wisata keluarga yang bernama Andalus dengan sistem pengelolaan secara pribadi.

Kegiatan identifikasi potensi KPH Suligi Batu Gajah yang dilaksanakan selama 3 hari itu juga menemukan beberapa potensi-potensi Jasling lainnya yang juga bagus untuk dikembangkan,  dan diantaranya berada diluar kawasan KPH Suligi Batu Gajah.

Posting Populer