Bangkinang KPH SBG - Sosialisasi inventarisasi potensi ekowisata dan jasa lingkungan Unit XVII Muara Mahat yang di taja oleh KPH Suligi Batu Gajah di Aula Kantor Camat XIII Koto Kampar. Kamis (06/08/2020).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau Dr. Ir. Mamun Murod, MM. MH, sebagai narasumber bersama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Ir. Zulia Darma, Kasubbag TU BPHP Wilayah III Pekanbaru Kurniawan, S.Hut, M.Si, Camat XIII Koto Kampar Rahmat Fajri, S.STP, M.Si, Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begap, S.Sos, dan Kepala KPH Suligi Batu Gajah, H. Alwamen, S.Hut, M.Si.
Acara ini diikuti oleh Kepala Desa, pengurus Pokdarwis, Ninik Mamak, dan World Resources Institute (WRI) Regional Provinsi Riau, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang.
Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas LHK Provinsi Riau Mamun Murod, dikesempatan itu dirinya menyampaikan, bahwa KPH Suligi Batu Gajah merupakan unit DLHK Provinsi Riau dibangun ditingkat tapak yang bertujuan untuk mendampingi, menampung inspirasi dan membina masyarakat dan mengelola potensi Jasa Lingkungan (Jasling), dan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).
"Kecamatan kita memiliki kawasan hutan yang luas yang terdapat banyak potensi Jasling, HHBK, dan kayunya. Semua ini untuk masyarakat
dan dikelola oleh masyarakat, " ungkapnya.
Kepala Dinas LHK Provinsi Riau juga menjelaskan, untuk dapat mengelola hutan secara legal masyarakat harus membentuk kelompok-kelompok, seperti Hutan Desa (HD), Hutan Adat (HA), Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Tanaman Rakyat (HTR), dan Kemitraan Kehutanan. Nantinya akan ada pendampingan dari KPH, WRI maupun dari Penyuluh Kehutanan.
"Sekarang kita telah bisa berusaha dalam kawasan hutan, dan dapat bekerjasama dengan Dinas Pariwisata, KPH Suligi Batu Gajah dan pemerintah daerah setempat, " ungkapnya.
Diwaktu yang sama, Murod Makmun menghimbau masyarakat agar selalu menjaga hutan dan lingkungan, mari berusaha dalam kawasan hutan tapi jangan menebang pohon agar hutan tetap asri dan terjaga ekosistemnya.
Sementara Camat XIII Koto Kampar Rahmad Fajri mengatakan, Kecamatan ini merupakan Kecamatan wisata yang memiliki beragam potensi wisata, hanya membutuhkan sedikit polesan dan mempromosikannya.
"Di Kecamatan kita sangat banyak potensi Jasling, seperti Air Terjun Gulamo, Panisan, Ulu Kasok, Dermaga Tepian Mahligai, Sungai Duo dan masih banyak lagi," ujarnya.
Ia berharap kepada KPH Suligi Batu Gajah agar memberikan perhatian kepada pariwisata di Kecamatan XIII Koto Kampar yang sudah mulai dikelola oleh Pokdarwis. Kegiatan ini juga dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pada acara ini, peserta sosialisasi juga berkesempatan berdialog dengan para narasumber, untuk menyampaikan berbagai aspirasi, harapan dan permasalahan yang mereka hadapi di lapangan.
Penulis: Taufik Hidayat, S. Hut
Foto Grafer: Diki Permana


