Senin, 22 April 2019

RAPAT PERSIAPAN MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN 1440 H



Bangkinang KPH SBG - Kepala KPH Suligi Batu Gajah, H. Alwamen, S.Hut, M.Si pimpin rapat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 1440 H / 2019 M di Aula Cendana KPH Suligi Batu Gajah, Senin (22/04/2019). Dihadiri Kepala Seksi Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Amperizal, SP dan Kepala Seksi Perlindungan, KSDAE dan Pemberdayaan Masyarakat H. Farma Yuniandra, S.Hut, M.Si.

Dalam rapat tersebut Kepala KPH Suligi Batu Gajah menyampaikan agar mengadakan kegiatan bersih-bersih di Mushola dan di lingkungan kantor KPH, memasang baliho atau spanduk ‘Marhaban Ya Ramadhan’ dan mengadakan kegiatan Gema Ramadhan 1440H/2019M melalui kegiatan ceramah agama, menyusun jadwal santapan rohani ramadhan dengan berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Kabupaten Kampar.

"Selama bulan puasa kita akan mengadakan kegiatan ceramah agama bagda zuhur dengan durasi 45 menit, dan ada sesi tanya jawabnya yang bertema fiqih ibadah dan infak sedekah," jelasnya. 

Ditambahkannya, kegiatan pengajian ini juga tetap berlanjut setelah bulan puasa nanti, dan pada tanggal 2 Mei 2019 mendatang juga diadakan acara penyambutan bulan suci ramadhan, serta tanggal 13 Mei 2019 diadakan buka puasa bersama yang diikuti keluarga besar KPH Suligi Batu Gajah. 

BERDIRINYA KOPERASI SUBAGA WANA LESTARI LANGKAH AWAL MENUJU KPH SBG MANDIRI

Bangkinang KPH SBG - Aparatur Sipil Negara (ASN) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)  Suligi Batu Gajah (SBG) mempunyai cara tersendiri untuk terus mengembangkan diri. Salah satunya dengan mendirikan koperasi sebagai wujud kemandirian dan inovasi.

"Koperasi Serba Usaha Subaga Wana Lestari" merupakan nama koperasi KPH SBG yang dibentuk pada Senin (22/04/2019) di Aula Cendana KPH SBG.

Nantinya, koperasi itu akan bergerak di bidang perdagangan seperti kantin makan dan minum, serta kelontong barang harian atau sembako. 

Selain itu koperasi juga menampung produk serai wangi dan produk madu milik masyarakat yang berada di dalam maupun di luar kawasan KPH SBG, yang diberi label produk Subaga Wana Lestari. 

Untuk membantu kebutuhan anggota, koperasi  Subaga Wana Lestari juga bergerak pada usaha simpan pinjam (USP).

"Ini arahnya adalah kemandirian KPH, Kesejahteraan ASN, untuk rencana jangka panjang akan dibangun Agrowisata dengan memanfaatkan sarana dan fasilitas kantor kita yang berada di desa Kumantan, dan pengembangan objek wisata Ulu Kasok. Ini sudah kami rencanakan sudah cukup lama," jelas Kepala KPH SBG H. Alwamen, S.Hut, M.Si. 

Dengan berdirinya koperasi, lanjut Kepala KPH SBG, akan meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi itu sendiri yaitu ASN KPH SBG dan juga bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya. 

"Menjadi anggota Koperasi ini bukanlah paksaan, tapi demi kemajuan diri kita dan KPH kita mari bersama-sama untuk menjadi anggota koperasi dan bersama-sama mengelola koperasi yang kita dirikan saat ini", pungkasnya. 

Pengurus Koperasi Serba Usaha Subaga Wana Lestari:

Ketua: Mashur
Bendahara: Donal Pitomanda,S.Hut
Manager: Masri
Sekretaris: Sri Rahmi, S.Hut 
Penasehat/ Pelindung: H. Alwamen, S.Hut, M.Si
Pengawas: Amperizal, SP dan 
H. Farma Yuniandra, S.Hut, M.Si
Anggota: 29 orang

Jumat, 29 Maret 2019

KPH SULIGI BATU GAJAH LAKUKAN PATROLI PENCEGAHAN KARHUTLA


Bangkinang,  KPH SBG - Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Suligi Batu Gajah melalukan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Unit XVII Muara Mahat yaitu desa Tanjung Alai, Batu Bersurat, Gunung Malelo, Siberuang dan Bandur Picak Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar

Tim patroli KPH turun ke lokasi berdasarkan perintah Kepala KPH Suligi Batu Gajah H. Alwamen, S.Hut. M.Si untuk melakukan patroli pencegahan kebakaran hutan.

"Sasaran patroli yang dilakukan yakni monitoring di beberapa titik, berada pada pinggiran kawasan hutan yang berbatasan langsung dengan lahan warga yang dianggap rentan terjadinya kebakaran hutan," ujar Riswan Ketua Tim Patroli, Rabu (27/03/2019)

Lanjutnya, selain patroli ini juga mensosialisikan dan mengimbau kepada warga agar tidak membuka lahan baru dengan cara membakar yang beresiko terjadinya kebakaran secara luas, dan menanamkan pada masyarakat agar ada rasa kepedulian terhadap kelestarian hutan.

Sekreariat Desa Siberuang Firman RD mengatakan, beberapa tahun terakhir tidak ada kebakaran hutan maupun lahan. Sekarang kesadaran masyarakat juga sudah mulai untuk mencintai lingkungan dan patuh terhadap hukum. 

"Desa kita untuk sekarang tidak ada lagi kebakaran hutan, jika ada kebakaran hutan dan lahan maka akan ada tim pemadam dari PT.  Padasa yang lansung turun untuk memadamkannya,  karena wilayah kita berbatas lansung dengan wilayah PT. Padasa," jelasnya. 

Tidak hanya mensosialosasikan kebakaran tim patroli juga mebagikan peta kawasan KPH disetiap desa yang dituju, dan mencari informasi potensi kawasan KPH seperti Jasling, HHBK, dan potensi-potensi lainnya yang ada dalam kawasan KPH. 

Di tempat berbeda beberapa tim lainnya juga melakukan patroli di 
Unit XV Batu Gajah - Libo dan Unit XVI Suligi.

Posting Populer