Kamis, 08 November 2018

JALAN SEHAT UNTUK MENJAGA KEBUGARAN DAN SEBAGAI WUJUD KEBERSAMAAN


Bangkinang KPH SBG - Jalan sehat merupakan kegiatan rutin Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Suligi Batu Gajah (SBG) setiap Kamis pagi. Setelah apel pagi di halaman kantor KPH SBG, dilanjutkan dengan jalan sehat bersama mengelilingi Kota Bangkinang yang diikuti oleh unsur pimpinan, pejabat struktural fungsional, dan Bakti Rimbawan, serta seluruh komponen keluarga besar KPH SBG.

Kegiatan jalan sehat bersama tersebut dimulai pukul 07.30 WIB, disambut dengan sangat antusias oleh seluruh peserta. Selesai melaksanakan jalan sehat bersama, Kepala KPH SBG, H. Alwamen, S.Hut. M.Si menyampaikan, bahwa kegiatan jalan sehat bersama  bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran serta menjalin kebersamaan sekaligus sebagai ajang silahturakhim bagi keluarga besar KPH SBH. Setelah jalan sehat,  dilanjutkan dengan makan bersama kemudian dilanjutkan aktivitas kantor seperti biasanya.

Rabu, 24 Oktober 2018

RAPAT PERSIAPAN PEMBAHASAN DRAF RPHJP UNIT XVII MUARA MAHAT




Bangkinang, 24 Oktober 2018. Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Suligi Batu Gajah mengadakan rapat  persiapan pembahasan draf Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) Unit  XVII Muara Mahat, di Aula Gaharu KPH Suligi Batu Gajah.

Rapat kali ini membahas beberapa draf RPHJP Unit XVII Muara Mahat yang akan diusulkan tim RPHJP KPH Suligi Batu Gajah pada rapat pembahasan RPHJP di Kota Pekanbaru besok (Kamis,red), bersama pihak terkait lainnya yang turut ikut mendukung penyusunan  RPHJP.

"Untuk menghadiri rapat itu, kita  harus mempelajari draf RPHJP dan draf kegiatan prioritas kita. Ini merupakan salah satu strategi  untuk menyusun langkah kita dalam mengelola potensi-potensi kawasan yang kita miliki," Ujar Alwamen, S.Hut, M.Si,  Kepala KPH Suligi Batu Gajah saat sambutannya dalam acara tersebut.

Dirinya mengingatkan, RPHJP ini merupakan pedoman dalam melaksakan kegiatan KPH untuk 10 tahun kedepan. Bagi tim penyusun agar membuat RPHJP sebaik mungkin agar visi misi KPH bisa tercapai yaitu KPH mandiri masyarakat sejahtera, dan hutan lestari.

Rapat ini juga dihadiri oleh Kepala Seksi Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Amperizal, SP, Kepala Seksi Perlindungan, KSDAE dan Pemberdayaan Masyarakat Farma Yuniandra, S.Hut, M.Si,  dan ASN, serta Bakti Rimbawan.


Rapat ini juga memaparkan beberapa kegiatan strategi dalam draf, pada tahun pertamanya difokuskan pada identivikasi dan inventarisasi potensi kawasan KPH Suligi Batu Gajah. Rapat juga membahas susunan draf agar sinkronisasi dengan potensi kawasan, salah satunya pengembangan Objek Wisata Ulu Kasok.

Jumat, 20 Juli 2018

MANTAP DUA DESA DI WILAYAH KPH SULIGI BATU GAJAH TELAH MEMBENTUK MPA

Kuok, 20 Juli 2018. Belum sampai 1 tahun beroperasi, namun ada dua desa yang termasuk dalam kawasan KPH Suligi Batu Gajah telah memiliki Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berada di Desa Rantau Merangin Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. MPA di Desa Rantau Merangin ini di bentuk oleh Manggala Agni.

Selain di Desa Rantau Merangin ada juga di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) juga memiliki MPA yang tergabung dalam Satuan Masyarakat Karlahut. MPA pada Kabupaten Rokan Hulu ini  tepatnya berada di Desa Kabun Kecamatan Kabun,  yang dibentuk oleh oleh Desa dan Kecamatan.

Dari sisi lain Kecamatan Kabun juga  merupakan daerah yang rawan konflik dan sengketa lahan, dan dari pantauan tim identifikasi KPH Suligi Batu Gajah beberapa waktu yang lalu, kawasan hutan di daerah ini juga beralih fungsi menjadi perkebunan karet dan perkebunan sawit yang merupakan salah satu penyebab terjadinya konflik dan sengketa lahan. 

Posting Populer